Tanjungpinang – Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ahmad Hamdan, M.Sos., menghadiri dan memberikan sejumlah masukan strategis dalam Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan oleh TVRI Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara lembaga penyiaran publik dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas layanan siaran yang edukatif, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Forum yang berlangsung di lingkungan TVRI Kepulauan Riau tersebut dibuka oleh Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda, yang menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam memberikan saran dan rekomendasi terhadap arah pengembangan program siaran TVRI. Menurutnya, keterlibatan akademisi, praktisi media, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya merupakan bagian penting dalam memastikan TVRI tetap relevan sebagai media publik yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Hamdan menyampaikan apresiasi kepada TVRI Kepulauan Riau atas penyelenggaraan forum yang memberikan ruang dialog terbuka antara lembaga penyiaran dan masyarakat. Ia menilai bahwa forum konsultasi publik menjadi instrumen penting untuk membangun sinergi antara dunia akademik dan industri penyiaran, khususnya dalam menghadapi dinamika komunikasi digital yang berkembang sangat cepat.
Sebagai akademisi yang fokus pada bidang komunikasi dan penyiaran, Ahmad Hamdan menyampaikan beberapa masukan yang berorientasi pada penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan TVRI Kepulauan Riau. Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada aspek pendidikan, Ahmad Hamdan mendorong peningkatan kerja sama antara TVRI Kepulauan Riau dan perguruan tinggi dalam bentuk program magang, praktik lapangan, kuliah tamu, serta pelatihan kompetensi penyiaran bagi mahasiswa. Menurutnya, sinergi tersebut dapat memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan penyiaran. Kerja sama dengan perguruan tinggi dapat menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memahami praktik penyiaran secara langsung,” ujarnya.
Selanjutnya, pada aspek penelitian, Ahmad Hamdan mengusulkan adanya kolaborasi riset antara akademisi dan TVRI Kepulauan Riau terkait perilaku audiens, perkembangan media digital, literasi media, serta efektivitas program siaran publik. Hasil penelitian tersebut dinilai dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan program yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau.
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kajian-kajian ilmiah yang mendukung pengembangan lembaga penyiaran publik. Dengan demikian, keputusan yang diambil dalam pengelolaan program siaran tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi juga didukung oleh data dan hasil penelitian yang terukur.
Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, Ahmad Hamdan mendorong adanya program bersama yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan TVRI Kepulauan Riau dalam kegiatan edukasi publik. Program tersebut dapat berupa kampanye literasi media, pelatihan komunikasi bagi masyarakat, edukasi penggunaan media digital secara bijak, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis informasi dan komunikasi.
Menurutnya, keberadaan TVRI sebagai media publik memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Oleh karena itu, kolaborasi dengan institusi pendidikan dapat memperluas jangkauan program edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda, menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan oleh Ahmad Hamdan dan peserta forum lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh saran dan rekomendasi yang dihimpun dalam Forum Konsultasi Publik akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengembangan program siaran TVRI Kepulauan Riau ke depan.
“Masukan dari akademisi dan berbagai unsur masyarakat sangat penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan penyiaran publik. TVRI berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya informatif dan menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara TVRI Kepulauan Riau dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan ekosistem penyiaran yang berkualitas, inovatif, dan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Riau melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.